IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Infitar Ayat 10

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Infitar Ayat 10

10 Surah Al-Infitar Ayat 10 ⬇️
وَاِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِيْنَۙ
📘 Cara Baca:
wa inna 'alaikum laḥāfiẓīn
Arti Terjemahan Indonesia:
Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Dan sesungguhnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf dan Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و - أ ن ن
إن
sesungguhnya
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf Penegas dan Penashab.
Akar Kata: أ ن ن
عليكم
atas kamu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Jār Majrūr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Jār (عَلَى) dan Majrūr (كُمْ). Khobar Muqaddam إِنَّ.
Akar Kata: ع ل و - ك م
ل
benar-benar
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Lām Ibtidā' / Taukīd
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Lām (لَ) Taukīd.
Akar Kata: ل
حافظين
ada para penjaga
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il, Jamak Muzakkar Sālim
Kedudukan: Isim إِنَّ Muakhkhar
I'rab & Tanda: Manshub dengan Yā' (ي)
Penjelasan: Isim إِنَّ yang diakhirkan.
Akar Kata: ح ف ظ
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taukīd dan Kinayah
Ayat ini memberikan *Taʻlīl* (alasan) mengapa pendustaan itu bodoh. *Taukīd* berlapis (**إِنَّ** dan **لَ**) menjamin adanya **حَافِظِينَ (ḥāfiẓīn/pengawas)**, yang merupakan *Kinayah* tentang Malaikat Pencatat Amal.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu).

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa inna ‘alaikum laḥāfiẓīn" adalah peringatan: **padahal sesungguhnya bagi kamu ada malaikat-malaikat yang mengawasi** (*ḥāfiẓīn*) pekerjaanmu. Ath-Thabari menerangkan bahwa *ḥāfiẓīn* adalah malaikat yang mencatat amal perbuatan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa malaikat Raqib dan Atid adalah penjaga dan pencatat. Al-Baidhawi menguraikan bahwa keberadaan pengawas ini seharusnya mencegah mereka dari berbuat dosa. Al-Alusi menekankan bahwa pengawasan ini membuktikan bahwa tidak ada perbuatan yang sia-sia. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan pengawasan ini sebagai jaminan bahwa keadilan akan ditegakkan.