➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (tidak butuh nasehat),
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Ammā manistaghnā" adalah kontras dengan orang buta: **adapun orang yang merasa dirinya serba cukup** (*manistaghnā*), yaitu pembesar Quraisy yang sombong. Ibnu Katsir menerangkan bahwa mereka merasa kaya dan tidak butuh nasehat agama. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kekayaan dan status membuat mereka enggan tunduk. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kesombongan inilah yang menutup hati mereka dari kebenaran. Al-Alusi menekankan bahwa kesombongan dalam hati adalah hambatan terbesar bagi hidayah. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *istaghnā* sebagai perasaan tidak memerlukan bimbingan agama.