IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Abasa Ayat 33

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Abasa Ayat 33

33 Surah Abasa Ayat 33 ⬇️
فَاِذَا جَاۤءَتِ الصَّاۤخَّةُ ۖ
📘 Cara Baca:
fa iżā jā`atiṣ-ṣākhkhah
Arti Terjemahan Indonesia:
Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala yang kedua),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ف
Maka apabila
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Isti'nāf dan Isim Syarat
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Fā' Isti'nāf.
Akar Kata: ف - إ ذ ا
إذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān (Syarat)
Kedudukan: Ẓarf
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu/syarat. Muḍāf.
Akar Kata: إ ذ ا
جاءت
datang
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Tā' (تِ) Tā'u Ta'nīts.
Akar Kata: ج ي أ
الصاخة
tiupan yang memekakkan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Fā'il
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fā'il dari جَآءَتِ.
Akar Kata: ص خ خ
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Syarth wa Taʻẓīm
Huruf **فَ (Fa/Maka)** mengalihkan topik secara cepat (*Taʻqīb*) dari rezeki dunia ke Akhirat. **إِذَا (Idzā/Apabila)** memulai *Syarth* baru. **الصَّاخَّةُ (aṣ-ṣākhkhah/suara yang memekakkan)** adalah *Taʻẓīm* (pengagungan) bagi dahsyatnya tiupan sangkakala kedua.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala kedua),

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fa idzā jā’atiṣ-ṣākhkhah" adalah pengalihan dari nikmat dunia ke Hari Kiamat: **Maka apabila datang suara yang memekakkan** (*aṣ-ṣākhkhah*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *aṣ-ṣākhkhah* adalah tiupan sangkakala kedua yang memekakkan telinga karena kedahsyatannya, atau Hari Kiamat itu sendiri. Al-Qurthubi menambahkan bahwa suara ini akan mematikan semua yang hidup, kecuali yang dikehendaki Allah. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah tanda berakhirnya kehidupan dunia. Al-Alusi menekankan bahwa suara ini adalah akhir dari segala kebisingan dunia. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *aṣ-ṣākhkhah* sebagai teriakan dahsyat yang menghancurkan.