Maka apabila datang suara yang memekakkan (tiupan sangkakala kedua),
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Fa idzā jā’atiṣ-ṣākhkhah" adalah pengalihan dari nikmat dunia ke Hari Kiamat: **Maka apabila datang suara yang memekakkan** (*aṣ-ṣākhkhah*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *aṣ-ṣākhkhah* adalah tiupan sangkakala kedua yang memekakkan telinga karena kedahsyatannya, atau Hari Kiamat itu sendiri. Al-Qurthubi menambahkan bahwa suara ini akan mematikan semua yang hidup, kecuali yang dikehendaki Allah. Al-Baidhawi menguraikan bahwa ini adalah tanda berakhirnya kehidupan dunia. Al-Alusi menekankan bahwa suara ini adalah akhir dari segala kebisingan dunia. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *aṣ-ṣākhkhah* sebagai teriakan dahsyat yang menghancurkan.