IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Abasa Ayat 23

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Abasa Ayat 23

23 Surah Abasa Ayat 23 ⬇️
كَلَّا لَمَّا يَقْضِ مَآ اَمَرَهٗۗ
📘 Cara Baca:
kallā lammā yaqḍi mā amarah
Arti Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali jangan (begitu)! Dia (manusia) itu belum melaksanakan apa yang Dia (Allah) perintahkan kepadanya.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
كلا
Sekali-kali jangan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Rad'in wa Zajr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf pencegah dan peringatan.
Akar Kata: ك ل ل ا
لما
ia belum melaksanakan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Nafy wa Jazm (Zā'idah)
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf nafy (bermakna belum).
Akar Kata: ل م م ا
يقض
melaksanakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri' Majzum
I'rab & Tanda: Majzum dengan membuang Ḥarf Illah
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir (هو).
Akar Kata: ق ض ي
ما
apa yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Objek dari يَقْضِ.
Akar Kata: م و ي
أمره
Dia perintahkan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Hā' (هُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: أ م ر - ه و
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يَقْضِ • Nahwu
يَقْضِ berasal dari akar kata ق ض ي. Bentuk aslinya adalah يَقْضِيُ, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Hadhf: Huruf yā' (ي) di akhir kata kerja dihapus karena Majzūm (kemasukan Lammaa).
Fiil • يَقْضِ • Nahwu
يَقْضِ berasal dari akar kata ق ض ي. Bentuk aslinya adalah يَقْضِيُ, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Hadhf: Huruf yā' (ي) di akhir kata kerja dihapus karena Majzūm (kemasukan Lammaa).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Radʻun wa Zajar wa Nafyu
Kata **كَلَّا (Kallā)** adalah *Radʻun wa Zajar* (hardikan) yang mengecam. **لَمَّا يَقْضِ مَا أَمَرَهُ (Lammā yaqḍi mā amarah/belum melaksanakan apa yang diperintahkan)** adalah *Nafyu* (penolakan) yang menyoroti kegagalan manusia dalam menjalankan kewajiban meskipun telah diberi kemudahan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sekali-kali jangan begitu! Dia belum melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Kallā lammā yaqḍi mā amarah" adalah kecaman: **Sekali-kali jangan begitu! Dia belum melaksanakan apa yang diperintahkan kepadanya**. Ibnu Katsir menerangkan bahwa manusia belum menunaikan kewajiban dan rasa syukur yang seharusnya ia lakukan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa manusia lalai dan kurang dalam menjalankan perintah Allah. Al-Baidhawi menguraikan bahwa *lammā yaqḍi* berarti hampir tidak ada yang menunaikan semua perintah Allah. Al-Alusi menekankan bahwa ini adalah kritik terhadap kekufuran dan kelalaian. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ayat ini sebagai peringatan atas kegagalan manusia memenuhi amanah kekhalifahan.