Yang terhormat lagi berbakti.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Kirāmin bararah" adalah sifat para utusan: **yang terhormat** (*kirāmin*) **lagi berbakti** (*bararah*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *kirāmin* berarti mulia di sisi Allah, dan *bararah* berarti taat dan banyak berbakti. Al-Qurthubi menambahkan bahwa malaikat ini adalah saksi kebenaran wahyu. Al-Baidhawi menguraikan bahwa sifat terhormat dan berbakti mereka menjamin kualitas penyampaian. Al-Alusi menekankan bahwa kemuliaan mereka kontras dengan penolakan orang kafir. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan deskripsi ini sebagai puncak dari integritas spiritual.