IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Abasa Ayat 11

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Abasa Ayat 11

11 Surah Abasa Ayat 11 ⬇️
كَلَّآ اِنَّهَا تَذْكِرَةٌ ۚ
📘 Cara Baca:
kallā innahā tażkirah
Arti Terjemahan Indonesia:
Sekali-kali jangan (begitu)! Sungguh, (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
كلا
Sekali-kali jangan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Rad'in wa Zajr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf pencegah dan peringatan.
Akar Kata: ك ل ل ا
إنها
sesungguhnya ia (ayat-ayat Al-Qur'an)
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Inna (إِنَّ) dan Hā' (هَا) Isim Inna.
Akar Kata: أ ن ن - ه ا
تذكرة
adalah peringatan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Maṣdar
Kedudukan: Khobar إِنَّ
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari إِنَّ.
Akar Kata: ذ ك ر
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Radʻun wa Zajar wa Taukīd
Kata **كَلَّا (Kallā/Sekali-kali tidak!)** adalah *Radʻun wa Zajar* (penolakan tegas dan hardikan) terhadap tindakan mengabaikan. *Taukīd* (**إِنَّهَا**) menjamin bahwa Al-Qur'an adalah **peringatan** (*tadzkirah*) bagi semua.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya (ayat-ayat) itu adalah suatu peringatan.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Kallā innahā tadzkirah" adalah bantahan keras: **Sekali-kali jangan begitu! Sesungguhnya (ayat-ayat) itu adalah suatu peringatan** (*tadzkirah*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa *Kallā* adalah larangan untuk mengulangi perbuatan tersebut, dan *tadzkirah* adalah Al-Qur'an, yang harus dihormati. Al-Qurthubi menambahkan bahwa Al-Qur'an adalah pengajaran yang universal. Al-Baidhawi menguraikan bahwa peringatan ini adalah untuk semua manusia. Al-Alusi menekankan bahwa Al-Qur'an adalah nilai sejati yang tidak boleh diabaikan demi urusan dunia. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *tadzkirah* sebagai fungsi utama Al-Qur'an, yaitu pengingat yang menyentuh hati.