IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat An-Nazi'at Ayat 29

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat An-Nazi'at Ayat 29

29 Surah An-Nazi'at Ayat 29 ⬇️
وَاَغْطَشَ لَيْلَهَا وَاَخْرَجَ ضُحٰىهَاۖ
📘 Cara Baca:
wa agṭasya lailahā wa akhraja ḍuḥāhā
Arti Terjemahan Indonesia:
dan Dia menjadikan malamnya (gelap gulita), dan menjadikan siangnya (terang benderang).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و - غ ط ش
أغطش
Dia menjadikan gelap
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada فَسَوَّىٰهَآ.
Akar Kata: غ ط ش
ليلها
malamnya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Hā' (هَا) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ل ي ل - ه ا
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu 'Aṭaf.
Akar Kata: و - خ ر ج
أخرج
Dia menampakkan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada وَأَغْطَشَ.
Akar Kata: خ ر ج
ضحاها
siangnya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Hā' (هَا) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: ض ح و - ه ا
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Isim • ضُحَاهَا • Shorof
ضُحَاهَا berasal dari akar kata ض ح ي. Bentuk aslinya adalah ضُحَيَهَا, merupakan Isim Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Ṭibāq (Muqābalah)
Ayat ini adalah *Ṭibāq* (kontras) sempurna: **malamnya gelap (aghṭasya lailahā)** vs **siangnya terang (akhraja ḍuḥāhā).**
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita, dan menjadikan siangnya terang benderang.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa aghṭasya lailahā wa akhraja ḍuḥāhā" adalah fungsi langit: **Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita** (*aghṭasya lailahā*), **dan menjadikan siangnya terang benderang** (*akhraja ḍuḥāhā*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa Allah menciptakan kegelapan malam dan mengeluarkan cahaya siang. Al-Qurthubi menambahkan bahwa perubahan siang dan malam adalah tanda kekuasaan Allah. Al-Baidhawi menguraikan bahwa keteraturan ini adalah nikmat bagi kehidupan. Al-Alusi menekankan bahwa kegelapan dan cahaya adalah siklus yang diatur. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ayat ini sebagai penegasan keseimbangan alam yang diciptakan untuk manusia.