(Dikatakan kepada orang-orang kafir), "Makan dan bersenang-senanglah kamu di dunia hanya sebentar, sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa.".
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "(Dikatakan kepada orang-orang kafir) **Makan dan bersenang-senanglah kamu di dunia hanya sebentar** (*qalīlā*), **sesungguhnya kamu adalah orang-orang yang berdosa** (*mujrimūn*)." Ath-Thabari menerangkan bahwa *qalīlā* berarti sebentar, dan kesenangan itu akan segera berakhir. Al-Qurthubi menambahkan bahwa ini adalah ejekan dari Allah terhadap kesenangan duniawi mereka yang fana. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kesenangan dunia tidak dapat menggantikan kebahagiaan abadi. Al-Alusi menekankan bahwa mereka akan segera menuai hasil dosa mereka. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *qalīlā* sebagai penegasan bahwa umur dunia tidak berarti.