Karena (memenuhi perintah) Tuhanmu, bersabarlah!
Imam **Ibnu Katsir** menjelaskan "Wa li rabbika faṣbir" sebagai perintah kesabaran dalam menghadapi gangguan dakwah. **Menurut Ath-Thabari**, kesabaran ini harus khusus karena Allah (*li rabbika*).
---
**Al-Qurthubi** menafsirkan kesabaran ini diperlukan untuk menanggung beban berat risalah. **Al-Baidhawi** melihatnya sebagai penegasan bahwa hasil akhir adalah milik Allah semata. **Hamka (Al-Azhar)** menyatakan ini adalah puncak dari tauhid: bersabar hanya karena wajah Allah. **Al-Alusi** mengaitkan kesabaran ini dengan janji pahala yang besar bagi para Nabi.