IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Humazah Ayat 6

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Humazah Ayat 6

6 Surah Al-Humazah Ayat 6 ⬇️
نَارُ اللّٰهِ الْمُوْقَدَةُۙ
📘 Cara Baca:
nārullāhil-mụqadah
Arti Terjemahan Indonesia:
(Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
نار
Api
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Muannats
Kedudukan: Khobar dari Mubtada' Muqaddar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Khobar dari Mubtada' yang diperkirakan (هي - itu adalah).
Akar Kata: ن و ر
الله
Allah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Muḍāf Ilaih
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Muḍāf Ilaih dari نَارُ.
Akar Kata: أ ل ه
الموقدة
yang dinyalakan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Maf'ūl, Muannats
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Sifat bagi نَارُ.
Akar Kata: و ق د
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Frasa
نَارُ اللَّهِ (Api (milik) Allah)
Frasa: Idhāfī - Khobar (Jawaban) bagi Mā al-Ḥuṭamah.
Tipe Analisis: Kata
الْمُوقَدَةُ (Yang dinyalakan)
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Idhāfah Li al-Tasyarruf
Penyandaran (Idhāfah) kata **نَار (Nār/Api)** kepada **اللَّهِ (Allāh)** menunjukkan *Idhāfah Li al-Tasyarruf* (penyandaran untuk kemuliaan/kebesaran), menekankan bahwa api ini adalah ciptaan yang agung dan dahsyat, disiapkan langsung oleh Allah.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

(Yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan. Penjelasan bahwa neraka Al-Huthamah adalah api khusus yang disiapkan Allah untuk orang-orang sombong.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menerangkan bahwa "naarullaahil muuqadatu" menunjukkan bahwa api neraka ini bukan api biasa, tetapi api Allah yang memiliki kekuatan menghancurkan yang dahsyat. Al-Qurthubi menambahkan bahwa api ini "dinyalakan" berarti terus menyala dan tidak pernah padam. Ath-Thabari menguraikan bahwa penyebutan "api Allah" menegaskan bahwa siksaan ini datang langsung dari Allah, bukan dari makhluk. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa api ini memiliki panas dan kekuatan yang jauh melebihi api dunia. Az-Zamakhsyari menekankan bahwa tidak ada yang mampu memadamkan api neraka sekali pun seluruh air laut digunakan.