Lalu menerbangkan debu di tempat serbuan. Gambaran tentang debu yang beterbangan akibat serangan kuda perang yang dahsyat.
Imam Ath-Thabari memaparkan bahwa "fa-atsarna bihii naq-an" menggambarkan debu yang mengepul dan beterbangan di tempat terjadinya serangan. Al-Qurthubi menambahkan bahwa "naq" berarti debu yang sangat tebal yang terbang ke udara. Ibnu Katsir menguraikan bahwa ini menunjukkan besarnya pasukan dan dahsyatnya serangan yang dilakukan. Al-Alusi menjelaskan bahwa debu yang beterbangan menjadi saksi bisu kegigihan perjuangan. Sayyid Quthb menekankan bahwa gambaran ini menciptakan atmosfer heroik perjuangan di jalan Allah.