IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Asy-Syams Ayat 3

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Asy-Syams Ayat 3

3 Surah Asy-Syams Ayat 3 ⬇️
وَالنَّهَارِ اِذَا جَلّٰىهَاۖ
📘 Cara Baca:
wan-nahāri iżā jallāhā
Arti Terjemahan Indonesia:
demi siang apabila menampakkannya,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
النهار
siang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada وَٱلشَّمْسِ.
Akar Kata: ن ه ر
اذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh / Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu.
Akar Kata: أ و ذ
جلاها
menampakkannya
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Fi'il Syarat. Hā' (هَا) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: ج ل و - ه ا
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kata
وَالنَّهَارِ (Dan siang)
Frasa: Wāw 'Aṭf [Waw Penggabungan] + Ism - Ma'ṭūf pada Asy-Syamsi.
Tipe Analisis: Kalimat
إِذَا جَلَّاهَا (Apabila menampakkannya)
Kalimat: Ẓarf Zamān [Keterangan Waktu] + Jumlah Fi'liyyah - Muta'alliq [terkait] dengan Fi'il Qasam Muqaddar [Keterangan].
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • جَلَّاهَا • Shorof
جَلَّاهَا berasal dari akar kata ج ل و. Bentuk aslinya adalah جَلَّوَاهَا, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf wāw (و) di akhir kata kerja diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Ṭibāq (Muqābalah)
Sumpah ini (**وَالنَّهَارِ إِذَا جَلَّاهَا**) berlawanan (*Ṭibāq*) dengan Ayat 4, kontras **Siang vs Malam** untuk menunjukkan dua kondisi yang berbeda, melambangkan keadaan jiwa manusia yang jelas (terang) atau tersembunyi (gelap).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan siang apabila menampakkannya (matahari). Sumpah dengan waktu siang yang bertindak sebagai penyingkap benda langit.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wan nahaari idzaa jallaahaa" adalah sumpah dengan **siang ketika ia menyingkap** (menampakkan) matahari dan segala isinya. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *jallaahaa* berarti menyingkap gelapnya malam dengan terangnya siang. Al-Qurthubi menambahkan bahwa siang adalah waktu pergerakan dan aktivitas, yang diciptakan untuk kemaslahatan manusia. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kejelasan siang adalah analogi untuk kejelasan kebenaran ilahi. Al-Alusi menekankan bahwa pergantian siang dan malam adalah bukti bahwa alam semesta memiliki Pengatur yang Maha Kuasa. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan siang sebagai waktu untuk bekerja dan bertafakur.