➡️ Mekanisme: Iskān
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Iskān
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Tahukah kamu, barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa)?
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa mā yudrīka la’allahū yazzakkā" adalah pertanyaan Ilahi yang menghentak: **Tahukah kamu, barangkali ia ingin membersihkan dirinya** (*yazzakkā*) **(dari dosa)?** Ibnu Katsir menerangkan bahwa tujuan orang buta itu adalah mencari kesucian jiwa melalui ajaran Islam. Al-Qurthubi menambahkan bahwa orang buta ini memiliki niat yang murni. Al-Baidhawi menguraikan bahwa pembersihan diri adalah nilai tertinggi yang harus diutamakan. Al-Alusi menekankan bahwa niat baik orang buta itu lebih berharga daripada status sosial pembesar. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *yazzakkā* sebagai hasrat fitri untuk menyucikan iman.