IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Abasa Ayat 3

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Abasa Ayat 3

3 Surah Abasa Ayat 3 ⬇️
وَمَا يُدْرِيْكَ لَعَلَّهٗ يَزَّكّٰىٓۙ
📘 Cara Baca:
wa mā yudrīka la'allahụ yazzakkā
Arti Terjemahan Indonesia:
Dan tahukah engkau (Muhammad) barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Dan tahukah kamu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Isti'nāf dan Istifhām
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Wawu Isti'nāf. Mā (مَا) Istifhām.
Akar Kata: و - م ا
ما
apa
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Istifhām
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Mubtada'.
Akar Kata: م و ي
يدريك
yang memberitahumu
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Kāf (كَ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: د ر ي - ك
لعل
barangkali
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf Tarajjī wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: La'alla (لَعَلَّ) dan Hā' (هُ) Isim La'alla.
Akar Kata: ل ع ل ل - ه و
لعل
ia
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ḍamīr Muttasil
Kedudukan: Isim لَعَلَّ
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Isim لَعَلَّ.
Akar Kata: ه و
يزكى
menyucikan diri (dari dosa)
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Khobar لَعَلَّ
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Khobar لَعَلَّ.
Akar Kata: ز ك و
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يُدْرِيكَ • Shorof
يُدْرِيكَ berasal dari akar kata د ر ي. Bentuk aslinya adalah يُدْرِيُكَ, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Iskān

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān: Huruf yā' (ي) disukunkan karena beratnya ḍammah pada yā' (ثقل).
Fiil • يُدْرِيكَ • Shorof
يُدْرِيكَ berasal dari akar kata د ر ي. Bentuk aslinya adalah يُدْرِيُكَ, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Iskān

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān: Huruf yā' (ي) disukunkan karena beratnya ḍammah pada yā' (ثقل).
Fiil • يَزَّكَّى • Shorof
يَزَّكَّى berasal dari akar kata ز ك و. Bentuk aslinya adalah يَزْتَكَّوَ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl dan Idghām: Wāw (و) menjadi yā' (ي) lalu menjadi alif (ا). Juga terjadi Ibdāl Tā' (ت) menjadi Zāy (ز) dan diidghamkan.
Fiil • يَزَّكَّى • Shorof
يَزَّكَّى berasal dari akar kata ز ك و. Bentuk aslinya adalah يَزْتَكَّوَ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl dan Idghām: Wāw (و) menjadi yā' (ي) lalu menjadi alif (ا). Juga terjadi Ibdāl Tā' (ت) menjadi Zāy (ز) dan diidghamkan.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Istifhām Lit-Tafkhīm
Pertanyaan **وَمَا يُدْرِيكَ (Wa mā yudrīka/Tahukah engkau)** adalah *Istifhām Lit-Tafkhīm* (mengagungkan perkara), yang merendahkan anggapan Nabi dan mengangkat urusan **pembersihan diri (yazzakkā)** dari orang buta itu.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Tahukah kamu, barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa)?

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa mā yudrīka la’allahū yazzakkā" adalah pertanyaan Ilahi yang menghentak: **Tahukah kamu, barangkali ia ingin membersihkan dirinya** (*yazzakkā*) **(dari dosa)?** Ibnu Katsir menerangkan bahwa tujuan orang buta itu adalah mencari kesucian jiwa melalui ajaran Islam. Al-Qurthubi menambahkan bahwa orang buta ini memiliki niat yang murni. Al-Baidhawi menguraikan bahwa pembersihan diri adalah nilai tertinggi yang harus diutamakan. Al-Alusi menekankan bahwa niat baik orang buta itu lebih berharga daripada status sosial pembesar. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan *yazzakkā* sebagai hasrat fitri untuk menyucikan iman.