IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Bayyinah Ayat 4

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Bayyinah Ayat 4

4 Surah Al-Bayyinah Ayat 4 ⬇️
وَمَا تَفَرَّقَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ اِلَّا مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ ۗ
📘 Cara Baca:
wa mā tafarraqallażīna ụtul-kitāba illā mim ba'di mā jā`at-humul-bayyinah
Arti Terjemahan Indonesia:
Dan tidaklah terpecah-belah orang-orang Ahli Kitab melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: و
ما
tidak
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Nafy
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf peniadaan.
Akar Kata: م و ي
تفرق
berpecah-belah
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Fi'il Māḍi
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Māḍi.
Akar Kata: ف ر ق
الذين
orang-orang yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl, Jamak, Mudzakkar
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fā'il dari تَفَرَّقَ.
Akar Kata: ل ذ ي
أوتوا
mereka diberi
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi Majhūl
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Dhommah
Penjelasan: Fi'il Māḍi Pasif. Wāwu (و) Nā'ibul Fā'il.
Akar Kata: أ ت ي
الكتاب
Kitab
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari أُوتُوا.
Akar Kata: ك ت ب
الا
melainkan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Ḥaṣr (Pembatas)
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf pembatas.
Akar Kata: إ ل ل
من
setelah
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: م ن
بعد
datangnya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr dan Muḍāf.
Akar Kata: ب ع د
ما
bahwa
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Maṣdarī
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf yang mengubah Fi'il menjadi Maṣdar.
Akar Kata: م و ي
جاءتهم
telah datang kepada mereka
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi, Muannats
Kedudukan: Fi'il Māḍi
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fi'il Māḍi. Tā' Tā'nits. Hā' (هُمُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: ج ي أ - ه م
البينة
bukti
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Muannats
Kedudukan: Fā'il
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fā'il dari جَآءَتْهُمُ.
Akar Kata: ب ي ن
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
وَمَا تَفَرَّقَ (Padahal tidaklah berpecah belah)
Kalimat: Mā Nāfiyah + Fi'il Māḍī - Di-'aṭaf'kan pada makna Munfakkīna.
Tipe Analisis: Kalimat
الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ (Orang-orang yang diberi Al-Kitab)
Kalimat: Ism Mawṣūl + Ṣilat al-Mawṣūl - Fā'il (Subjek) dari Tafarraq.
Tipe Analisis: Kata
إِلَّا (Kecuali)
Tipe Analisis: Frasa
مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَتْهُمُ الْبَيِّنَةُ (Setelah datang kepada mereka bukti yang nyata itu)
Frasa: Jār Majrūr + Masdar Mu'awwal - Muta'alliq dengan Tafarraq (Keterangan Waktu).
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • أُوتُوا • Shorof
أُوتُوا berasal dari akar kata أ ت ي. Bentuk aslinya adalah أُوتِيُوْا, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Iskān & Hadhf

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān dan Hadhf: 1. Iskān: Harakat ḍammah pada yā' dianggap berat. 2. Hadhf: Yā' (ي) dihapus karena bertemu wāw Jamā'ah sukun.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Istithnā` Mufragh
Penggunaan *Istithnā` Mufragh* (**وَمَا تَفَرَّقَ... إِلَّا / wa mā tafarraqa... illā**) menunjukkan *Ḥaṣr* (pembatasan). Perpecahan mereka terjadi *hanya* setelah datangnya bukti (Rasulullah), mengecam bahwa mereka berpecah belah karena iri hati, bukan karena ketidaktahuan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan tidaklah berpecah belah orang-orang yang didatangkan Al-Kitab kepada mereka, melainkan setelah datang kepada mereka bukti yang nyata.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa Ahli Kitab (Yahudi dan Nasrani) **telah berpecah belah** dan berselisih tentang kedatangan Nabi Muhammad ? **setelah** bukti itu datang. Perpecahan mereka bukan karena mereka tidak mengetahui kebenaran, tetapi karena dengki dan menolak kejelasan yang dibawa Al-Bayyinah. Al-Alusi menambahkan bahwa perpecahan ini terjadi setelah Al-Qur'an membuktikan kebenaran risalah Nabi.