IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Lail Ayat 1

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Lail Ayat 1

1 Surah Al-Lail Ayat 1 ⬇️
وَالَّيْلِ اِذَا يَغْشٰىۙ
📘 Cara Baca:
wal-laili iżā yagsyā
Arti Terjemahan Indonesia:
Demi malam apabila menutupi (cahaya siang),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
Demi
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Qasam
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Wawu (و) Sumpah.
Akar Kata: و
الليل
malam
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad
Kedudukan: Maqsum Bih (yang disumpahi)
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim yang menjadi objek sumpah.
Akar Kata: ل ي ل
اذا
apabila
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ẓarf Zamān
Kedudukan: Maf'ūl Fīh / Syarṭ
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Keterangan waktu.
Akar Kata: أ و ذ
يغشى
meliputinya
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Syarṭ
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Fi'il Syarat. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia/Malam).
Akar Kata: غ ش ي
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Frasa
وَاللَّيْلِ (Demi malam)
Frasa: Wāw Qasam [Waw Sumpah] + Jār Majrūr [Diawali Huruf Jarr] - Jār Majrūr [Terikat] dengan Fi'il Qasam [Kata Kerja Sumpah] yang Muqaddar [diperkirakan/tersembunyi].
Tipe Analisis: Kalimat
إِذَا يَغْشَىٰ (Apabila menutupi (cahaya siang))
Kalimat: Ẓarf Zamān [Keterangan Waktu] + Jumlah Fi'liyyah - Muta'alliq [terkait] dengan Fi'il Qasam yang Muqaddar [Keterangan].
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يَغْشَى • Shorof
يَغْشَى berasal dari akar kata غ ش ي. Bentuk aslinya adalah يَغْشَيُ, merupakan Fiil Naqish Yā'iy.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān dan Ibdāl: Huruf yā' (ي) disukunkan (Iskān) lalu diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Qasam (Sumpah)
Allah bersumpah (**وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى / Wal-laili idzā yaghsya**) dengan malam. Malam melambangkan ketenangan, kesunyian, dan juga penderitaan atau kesusahan, mengaitkannya dengan amal rahasia dan ujian manusia.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Demi malam apabila menutupi (cahaya siang). Sumpah dengan kegelapan malam yang menyelimuti sebagai penekanan pada waktu dan kekuasaan Allah.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wal Laili idzaa yaghsyaa" adalah sumpah dengan **malam ketika ia menyelimuti** bumi dengan kegelapannya. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah sumpah atas malam ketika ia menutupi siang dan segala isinya. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kegelapan malam adalah penutup yang menenangkan dan merupakan bagian dari ketetapan Allah. Al-Alusi menguraikan bahwa sumpah dengan malam dan siang adalah untuk mempersiapkan pendengar pada kontras amal baik dan buruk. Al-Baidhawi menekankan bahwa malam adalah waktu beristirahat dan menjadi saksi amal manusia. Sayyid Quthb menafsirkan sumpah ini untuk menunjukkan Dualisme (pasangan) dalam penciptaan yang menjadi dasar bagi dualisme perbuatan manusia.