➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Demi matahari dan cahayanya di pagi hari (ketika sedang naik). Sumpah dengan benda langit terbesar dan waktu terangnya.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wasy syamsi wa dhuhahaa" adalah sumpah Allah dengan **matahari** dan dengan **cahaya terangnya** yang muncul saat pagi menjelang siang. Ibnu Katsir menerangkan bahwa *dhuhahaa* merujuk pada seluruh hari yang diliputi sinar matahari. Al-Qurthubi menambahkan bahwa sumpah dengan makhluk-makhluk besar menunjukkan keagungan Penciptanya. Al-Baidhawi menguraikan bahwa permulaan sumpah dengan cahaya melambangkan kebenaran yang akan diungkap. Al-Alusi menekankan bahwa matahari adalah sumber kehidupan dan energi. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan sumpah ini untuk menarik perhatian manusia pada keteraturan alam.