➡️ Mekanisme: Ibdāl
➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.
Lalu Dia menjadikannya kering kehitam-hitaman. Deskripsi tentang perubahan yang terjadi pada rumput yang telah tumbuh.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Faja’alahū ghutsa-an aḥwā" berarti Allah **menjadikannya kering** (*ghutsaa*), yaitu rumput yang semula hijau kini menjadi **kehitam-hitaman** (*aḥwā*) atau cokelat. Ibnu Katsir menerangkan bahwa ini adalah isyarat tentang fana-nya kehidupan dunia dan perubahan yang pasti terjadi. Al-Qurthubi menambahkan bahwa proses ini menunjukkan bahwa keindahan dunia bersifat sementara. Al-Baidhawi menguraikan bahwa proses ini juga merupakan metafora kehidupan manusia yang pasti mengalami penuaan dan kematian. Al-Alusi menekankan bahwa siklus hidup dan mati ini adalah bukti kekuasaan Allah. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ayat ini sebagai peringatan bahwa segala kemewahan dunia pasti akan lapuk.