Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wujūhun yawma’idzin musfirah" adalah kontras yang sempurna: **Pada hari itu ada wajah-wajah yang berseri-seri** (*musfirah*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *musfirah* berarti wajah yang cerah, bersinar, dan gembira. Al-Qurthubi menambahkan bahwa wajah-wajah ini adalah milik orang-orang beriman. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kecerahan ini adalah tanda keselamatan dari azab. Al-Alusi menekankan bahwa kegembiraan ini adalah balasan atas ketakwaan mereka di dunia. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan *musfirah* sebagai cerminan kemenangan hati.