IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Abasa Ayat 21

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Abasa Ayat 21

21 Surah Abasa Ayat 21 ⬇️
ثُمَّ اَمَاتَهٗ فَاَقْبَرَهٗۙ
📘 Cara Baca:
ṡumma amātahụ fa aqbarah
Arti Terjemahan Indonesia:
kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ثم
Kemudian
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf (Tartīb wa Tarākhī)
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf.
Akar Kata: ث م م
أماته
Dia mematikannya
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada يَسَّرَهُۥ. Hā' (هُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: م و ت - ه و
ف
lalu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf (Tartīb wa Ta'qīb)
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fā' 'Aṭaf.
Akar Kata: ف
أقبره
Dia memasukkannya ke kubur
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada أَمَاتَهُۥ. Hā' (هُ) Maf'ūl Bih.
Akar Kata: ق ب ر - ه و
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Munasabah wa Taʻqīb
Kematian (**amātahū**) diikuti dengan penguburan (**فَأَقْبَرَهُ / fa aqbarah**). *Taʻqīb* (**فَ / Fa**) menekankan bahwa penguburan adalah akibat yang segera (dan anugerah) setelah kematian. *Tsumma* menunjukkan urutan tahapan kehidupan.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Kemudian Dia mematikannya lalu menguburkannya.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Tsumma amātahū fa aqbarah" adalah tahap selanjutnya: **kemudian Dia mematikannya** (*amātahū*) **lalu menguburkannya** (*fa aqbarah*). Ibnu Katsir menerangkan bahwa penguburan adalah anugerah Allah agar jasad manusia tidak terhina di permukaan bumi. Al-Qurthubi menambahkan bahwa *fa aqbarah* menunjukkan bahwa Allah yang menetapkan penguburan sebagai cara memuliakan jasad. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kematian adalah kepastian. Al-Alusi menekankan bahwa penguburan adalah akhir dari perjalanan dunia. Hamka dalam Tafsir Al-Azhar menafsirkan ini sebagai akhir dari peran manusia di alam fisik.