IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Mursalat Ayat 44

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Mursalat Ayat 44

44 Surah Al-Mursalat Ayat 44 ⬇️
اِنَّا كَذٰلِكَ نَجْزِى الْمُحْسِنِيْنَ
📘 Cara Baca:
innā każālika najzil-muḥsinīn
Arti Terjemahan Indonesia:
Sungguh, demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
إنا
Sesungguhnya Kami
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: Nāsikhah
Kedudukan: Ḥarf Taukīd wa Naṣb
I'rab & Tanda: Mabnī 'ala al-Fatḥ
Penjelasan: Inna
Akar Kata: أ ن ن
نا
Kami
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ma'rifah (Ḍamīr), Mudzakkar, Jamak, Mabnī
Kedudukan: Ismu Inna
I'rab & Tanda: Mabnī fī maḥal Naṣb
Penjelasan: Ḍamīr Muttasil
Akar Kata: ن ا
كذلك
demikianlah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ma'rifah (Isyārah), Mudzakkar, Mufrad, Mabnī
Kedudukan: Khobar Inna
I'rab & Tanda: Mabnī fī maḥal Raf'
Penjelasan: Isim Isyārah
Akar Kata: ك ذ ل ك
نجزي
Kami memberi balasan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Fi'il Muḍāri'
I'rab & Tanda: Marfū' bi Dhommah Muqoddaroh
Penjelasan: Fā'il (naḥnu) mustatir
Akar Kata: ج ز ي
المحسنين
orang-orang berbuat baik
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Ma'rifah, Mudzakkar, Jamak, Manṣūb
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manṣūb bi al-Yā'
Penjelasan: Jamak Mudzakkar Sālim
Akar Kata: ح س ن
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Taukīd dan Taʻmīm
*Taukīd* (**إِنَّا**) menjamin bahwa balasan yang sempurna ini diberikan kepada **orang-orang yang berbuat baik (muḥsinīn)** (*Taʻmīm*).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Innā kadzālika najzīl-muḥsinīn" berarti **Sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik** (*al-muḥsinīn*). Ath-Thabari menerangkan bahwa *al-muḥsinīn* adalah orang-orang yang beramal dengan ikhlas dan sempurna. Al-Qurthubi menambahkan bahwa balasan ini adalah janji Allah bagi para *muḥsinīn*. Al-Baidhawi menguraikan bahwa *najzī* (Kami membalas) menunjukkan kepastian. Al-Alusi menekankan bahwa *iḥsān* adalah tingkatan tertinggi iman. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan ayat ini sebagai penegasan keadilan Allah dalam memberi penghargaan.