Sesungguhnya kami takut akan (azab) Tuhan kami pada suatu hari yang (di dalamnya) orang-orang bermuka masam lagi sulit.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Innā nakhāfu mir rabbinā yawman ‘abūsan qamṭarīrā" adalah alasan mendasar keikhlasan mereka. **‘Abūsan qamṭarīrā** (bermuka masam lagi sulit) merujuk pada hari Kiamat yang sangat dahsyat dan penuh kesulitan.
---
Al-Qurthubi menjelaskan bahwa wajah-wajah yang bermasam itu adalah wajah orang-orang kafir yang takut akan azab yang mereka lihat. Ketakutan akan hari yang penuh **kesulitan dan kesengsaraan** inilah yang memotivasi *al-abrār* untuk beramal saleh dan berderma secara ikhlas di dunia.