Dan mereka memberikan makanan yang disukai kepada orang miskin, anak yatim, dan tawanan.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Wa yuṭ‘imūnaṭ-ṭa‘āma ‘alā ḥubbihī miskīnaw wa yatīmaw wa asīrā" adalah perwujudan kedermawanan mereka. **‘Alā ḥubbihī** (meski mereka menyukainya/membutuhkannya) menunjukkan bahwa mereka berkorban dengan memberikan makanan terbaik.
---
Mereka memberi makan tiga kelompok yang membutuhkan: **miskīn** (orang miskin), **yatīm** (anak yatim), dan **asīr** (tawanan, yang juga dapat diartikan sebagai budak atau orang yang terbelenggu). Al-Qurthubi menekankan bahwa sedekah ini dilakukan semata-mata karena **cinta kepada Allah**.