Kami telah menciptakan mereka dan menguatkan persendian mereka. Jika Kami kehendaki, Kami ganti (mereka) dengan kaum yang serupa, dengan pergantian yang sempurna.
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Naḥnu khalaqnāhum wa syadadnā asrahum wa idzā syi’nā baddalnā amṡālahum tabdīlā" adalah penegasan kekuasaan Allah untuk membinasakan dan mengganti. **Syadadnā asrahum** (menguatkan persendian mereka) merujuk pada penciptaan manusia dengan struktur tubuh yang kokoh.
---
**Wa idzā syi’nā baddalnā amṡālahum tabdīlā** (jika Kami kehendaki, Kami ganti mereka dengan kaum yang serupa) adalah ancaman keras. Al-Qurthubi menambahkan bahwa Allah mampu membinasakan mereka yang durhaka dan menggantinya dengan kaum yang taat **dengan pergantian yang sempurna** (*tabdīlā*). Ini adalah peringatan bahwa mereka tidak akan mampu melawan kehendak-Nya.