Ia bertanya, "Kapankah Hari Kiamat itu?"
Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Yas’alu ayyāna yaumul-qiyāmah" adalah pertanyaan ejekan atau ketidakpercayaan. Pertanyaan ini muncul dari orang-orang fasik yang diungkap pada ayat sebelumnya (75:5).
---
Pertanyaan **ayyāna yaumul-qiyāmah** (kapan Hari Kiamat itu?) bukan muncul karena mencari tahu waktu, melainkan sebagai bentuk **penolakan implisit** terhadap keberadaan hari tersebut, atau sebagai tantangan kepada Nabi Muhammad ﷺ.