IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Lahab Ayat 4

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Lahab Ayat 4

4 Surah Al-Lahab Ayat 4 ⬇️
وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ
📘 Cara Baca:
wamra`atuh, ḥammālatal-ḥaṭab
Arti Terjemahan Indonesia:
Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
و
dan
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Ḥarf 'Aṭaf (Wāwu Ma'iyyah).
Akar Kata: و
امرأة
istrinya
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Muannats
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Di-'Aṭaf-kan kepada Dhomir Mustatir (Fā'il) pada سَيَصْلَىٰ. Hā' (هُ) Muḍāf Ilaih.
Akar Kata: م ر أ - ه و
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
وَامْرَأَتُهُ (Dan istrinya)
Kalimat: Jumlah Ismiyyah - Wāw Ibtidā'. IMRA'ATU adalah Mubtada'. HŪ adalah Mudhaf Ilaih.
Tipe Analisis: Frasa
حَمَّالَةَ الْحَطَبِ (Pembawa kayu bakar)
Frasa: Idhāfī - HAMMĀLATA adalah Khobar bagi IMRA'ATU (Mansūb karena Majāz, atau Rafā' secara taqdīr). AL-ḤAṬAB adalah Mudhaf Ilaih.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Kinayah
Frasa **حَمَّالَةَ الْحَطَبِ (ḥammālatal ḥaṭab/pembawa kayu bakar)** adalah Kinayah (ungkapan tidak langsung) yang menggambarkan istri Abu Lahab sebagai penyebar fitnah, pembuat permusuhan, dan penghasut kejahatan di antara manusia, sebagaimana kayu bakar menyalakan api.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar. Istri Abu Lahab juga akan mendapat bagian azab karena peran aktifnya dalam memusuhi Islam.

Penjelasan Detail:

Imam Ath-Thabari memaparkan bahwa "wamra-atuhu hammalatal hathab" menunjukkan bahwa istri Abu Lahab yang bernama Ummu Jamil binti Harb juga akan ikut menerima azab karena dia aktif memusuhi Nabi dengan menyebar duri di jalan yang dilalui Nabi dan menyebarkan fitnah. Al-Qurthubi menambahkan bahwa gelar "pembawa kayu bakar" diberikan karena dia sering membawa duri dan kayu bakar untuk menyakiti Nabi dan kaum muslimin, atau secara metaforis karena dia "membawa kayu bakar" untuk memicu permusuhan dan kebencian. Ibnu Katsir menguraikan bahwa Ummu Jamil adalah saudara kandung Abu Sufyan, sehingga dia berasal dari keluarga yang sangat memusuhi Islam. Al-Alusi menjelaskan bahwa penyertaan istri dalam azab menunjukkan bahwa setiap orang akan memikul dosanya sendiri-sendiri, sekalipun terhadap keluarga terdekat. Sayyid Quthb menekankan bahwa ayat ini menjadi pelajaran tentang pentingnya memilih pasangan hidup yang mendukung dalam kebaikan, bukan dalam permusuhan terhadap kebenaran.