IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Ma'un Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Ma'un Ayat 2

2 Surah Al-Ma'un Ayat 2 ⬇️
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ
📘 Cara Baca:
fa żālikallażī yadu''ul-yatīm
Arti Terjemahan Indonesia:
Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
ف
Maka
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf yang menunjukkan akibat.
Akar Kata: ف
ذلك
itulah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Isyārah
Kedudukan: Mubtada'
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Isim Isyārah sebagai Mubtada'.
Akar Kata: ذ ل ك
الذي
orang yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl, Mufrad, Mudzakkar
Kedudukan: Khobar
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Isim Mauṣūl sebagai Khobar.
Akar Kata: ل ذ ي
يدع
menghardik
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: د ع ع
اليتيم
anak yatim
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari يَدُعُّ.
Akar Kata: ي ت م
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Kalimat
فَذَٰلِكَ (Maka itulah)
Kalimat: Jumlah Ismiyyah - Fā' Harf Ibtidā'. Zālika: Mubtada'.
Tipe Analisis: Kata
الَّذِي (Orang yang)
Tipe Analisis: Kalimat
يَدُعُّ (Menghardik)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah - Fi'il Muḍāri'. Jumlah ini adalah Ṣilat al-Mawṣūl bagi Allazī.
Tipe Analisis: Kata
الْيَتِيمَ (Anak yatim)
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يَدُعُّ • Idghām Mutamāsilain
يَدُعُّ berasal dari akar kata د ع ع. Bentuk aslinya adalah يَدْعُعُ, merupakan Fiil Shahih/Mudha'af.

➡️ Mekanisme: Idgham

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Idghām: Fi'il Muḍāri' dari akar (د ع ع). Dua huruf yang sama (ع) bertemu. Huruf pertama disukunkan lalu dileburkan (Idghām) ke huruf kedua, menjadi *yadu"u* (**يَدُعُّ**). Ini dikategorikan sebagai mekanisme non-I'lāl ketat.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Ma'ani - Fā' al-Jazā'iyyah
Huruf **فَ (Fa/Maka)** berfungsi sebagai *Fā' al-Jazā'iyyah* (Fā' sebab-akibat), menghubungkan sifat mendustakan agama (Ayat 1) dengan perbuatan keji menghardik anak yatim. Ini menunjukkan bahwa mendustakan agama berbuah perbuatan buruk di masyarakat.
Bayan - Kinayah
Menghardik anak yatim (**يَدُعُّ الْيَتِيمَ**) adalah *Kinayah* tentang kekerasan hati, ketiadaan kasih sayang, dan keengganan berbuat baik, yang merupakan konsekuensi logis dari mendustakan hari pembalasan (agama).
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Itulah orang yang menghardik anak yatim. Ciri pertama pendusta agama adalah sikap kasar dan tidak peduli terhadap anak yatim.

Penjelasan Detail:

Imam Al-Qurthubi memaparkan bahwa "fadzaalikal ladzii yadu'ul yatiim" menunjukkan bahwa salah satu manifestasi pendustaan terhadap agama adalah perlakuan buruk terhadap anak yatim. Ath-Thabari menambahkan bahwa "menghardik" di sini mencakup semua bentuk penelantaran, penolakan hak, dan perlakuan kasar terhadap anak yatim. Ibnu Katsir menguraikan bahwa anak yatim simbol dari kelompok lemah yang seharusnya mendapat perlindungan khusus dalam Islam. Al-Alusi menjelaskan bahwa sikap terhadap anak yatim menjadi indikator kepekaan sosial dan kualitas keimanan seseorang. Hamka menekankan bahwa ayat ini mengajarkan tentang tanggung jawab sosial umat Islam terhadap kaum dhuafa.