Sesungguhnya manusia berada dalam kerugian. Pernyataan universal bahwa seluruh manusia merugi kecuali yang memenuhi kriteria tertentu.
Imam Al-Qurthubi memaparkan bahwa "inal insaana lafii khusr" merupakan pernyataan tegas bahwa semua manusia berada dalam kerugian secara mutlak. Ath-Thabari menambahkan bahwa kerugian ini mencakup kerugian dunia dan akhirat bagi yang tidak menggunakan waktu dengan benar. Ibnu Katsir menguraikan bahwa kerugian berarti kehilangan modal kehidupan tanpa mendapatkan keuntungan sebenarnya. Al-Alusi menjelaskan bahwa ini adalah peringatan agar manusia tidak terlena dengan kesibukan dunia yang sia-sia. Hamka menekankan bahwa kerugian terbesar adalah menghabiskan waktu tanpa amal shaleh.