Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Janji tentang kenikmatan surga bagi orang yang beriman dan beramal shaleh.
Imam Ath-Thabari memaparkan bahwa "fahuwa fii -iishatir raadliyah" merupakan janji kehidupan yang sangat menyenangkan dan memuaskan di surga. Al-Qurthubi menambahkan bahwa "-iishatir raadliyah" berarti kehidupan yang penuh keridhaan, baik dari Allah maupun dari penghuni surga. Ibnu Katsir menguraikan bahwa ini adalah puncak kebahagiaan dimana tidak ada lagi kesusahan dan penyesalan. Al-Alusi menjelaskan bahwa keridhaan mencakup kepuasan batin dan kenikmatan fisik. Sayyid Quthb menekankan bahwa inilah tujuan akhir perjuangan manusia di dunia.