Sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka. Penegasan bahwa Allah mengetahui segala sesuatu tentang hamba-Nya.
Imam Al-Qurthubi menerangkan bahwa "inna rabbahum bihim yauma-idzin lakhabiir" menegaskan bahwa Allah Maha Mengetahui semua keadaan hamba-Nya tanpa terkecuali. Ath-Thabari menambahkan bahwa pengetahuan Allah meliputi yang lahir dan batin, yang kecil dan besar. Ibnu Katsir menguraikan bahwa Allah mengetahui semua amal perbuatan, niat, dan kondisi hati manusia. Al-Baidhawi menjelaskan bahwa ini menjadi dasar keadilan Allah dalam menghisab. Hamka menekankan bahwa pengetahuan Allah yang sempurna seharusnya membuat manusia selalu berhati-hati.