IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-Bayyinah Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-Bayyinah Ayat 2

2 Surah Al-Bayyinah Ayat 2 ⬇️
رَسُوْلٌ مِّنَ اللّٰهِ يَتْلُوْا صُحُفًا مُّطَهَّرَةًۙ
📘 Cara Baca:
rasụlum minallāhi yatlụ ṣuḥufam muṭahharah
Arti Terjemahan Indonesia:
(yaitu) seorang Rasul dari Allah (Muhammad) yang membacakan lembaran-lembaran yang suci (Al-Qur'an),
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
رسول
Rasul
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Nakirah, Mudzakkar
Kedudukan: Badal (Pengganti) / Khobar
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah
Penjelasan: Badal dari ٱلْبَيِّنَةُ, atau Khobar dari Mubtada' Muqaddar (هي).
Akar Kata: ر س ل
من
dari
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata:
Kedudukan: Ḥarf Jarr
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Huruf Jarr.
Akar Kata: م ن ن
الله
Allah
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mufrad, Ma'rifat, Mudzakkar
Kedudukan: Isim Majrūr
I'rab & Tanda: Majrur dengan Kasrah
Penjelasan: Isim Majrūr.
Akar Kata: أ ل ه
يتلو
ia membacakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Muḍāri'
Kedudukan: Na'at (Sifat) / Ḥāl
I'rab & Tanda: Marfu' dengan Dhommah Muqaddarah
Penjelasan: Fi'il Muḍāri'. Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia).
Akar Kata: ت ل و
صحفا
lembaran-lembaran
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Jamak Taksir
Kedudukan: Maf'ūl Bih
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Objek dari يَتْلُوا.
Akar Kata: ص ح ف
مطهرة
yang disucikan
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Isim Maf'ūl, Muannats
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Manshub dengan Fathah
Penjelasan: Sifat bagi صُحُفًا.
Akar Kata: ط ه ر
📚 Analisis Struktural Per Kalimat / Frasa :
Tipe Analisis: Frasa
رَسُولٌ مِنَ اللَّهِ (Seorang Rasul dari Allah)
Frasa: Jār Majrūr - Rasūlun Khobar bagi Mubtada' yang ditaqdirkan (Hīya). Min Allāhi adalah Na't (Sifat).
Tipe Analisis: Kalimat
يَتْلُو (Yang membacakan)
Kalimat: Jumlah Fi'liyyah - Na't (Sifat) Kedua bagi Rasūlun. Fā'il Mustatir (Tersembunyi).
Tipe Analisis: Frasa
صُحُفًا مُطَهَّرَةً (Lembaran-lembaran yang suci)
Frasa: Waṣfī (Kata Sifat) - Maf'ūl Bih (Objek) dari Yatlū.
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • يَتْلُو • Shorof
يَتْلُو berasal dari akar kata ت ل و. Bentuk aslinya adalah يَتْلُـوُ, merupakan Fiil Naqish Wāwiy.

➡️ Mekanisme: Iskān

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Iskān: Huruf wāw (و) disukunkan karena beratnya ḍammah pada wāw (ثقل).
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Bayan - Kinayah
Kata **رَسُولٌ (Rasūl)** adalah *Kinayah* tentang Bukti Nyata (*Al-Bayyinah*) yang disebutkan di ayat sebelumnya, menjelaskan bahwa bukti tersebut adalah Nabi Muhammad SAW yang diutus Allah.
Bayan - Iḍāfah Li al-Tasyarruf
Penyandaran sifat suci (**مُطَهَّرَةً / muṭahharah**) pada **صُحُفًا (ṣuḥufan/lembaran-lembaran)** adalah *Iḍāfah Li al-Tasyarruf* (penyandaran untuk kemuliaan), menekankan kesucian mutlak Al-Qur'an.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Bukti yang nyata itu adalah seorang Rasul dari Allah yang membacakan lembaran-lembaran yang disucikan (Al-Qur'an).

Penjelasan Detail:

Imam Al-Qurthubi menafsirkan "Rasulum minallahi" (seorang Rasul dari Allah) secara spesifik merujuk kepada **Nabi Muhammad ?**. "Suhufin muthahharah" (lembaran-lembaran yang disucikan) adalah Al-Qur'an yang suci dari kebatilan dan kesalahan. Sayyid Quthb menekankan bahwa Al-Qur'an adalah bukti yang paling kuat, yang isinya murni dan bersih dari kontaminasi manusia.