IrabQuran.com

ID
Thumbnail Surat Al-A'la Ayat 2

Belajar I'rab Al-Qur'an Surat Al-A'la Ayat 2

2 Surah Al-A'la Ayat 2 ⬇️
الَّذِيْ خَلَقَ فَسَوّٰىۖ
📘 Cara Baca:
allażī khalaqa fa sawwā
Arti Terjemahan Indonesia:
Yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya).
Klik atau sorot box/kotak di bawah ini untuk mengetahui i'rab al-qur'an per kata
📝 Analisis I'rab Per Kata (Infleksi):
الذي
Yang
Isim
Kategori: Isim
Bentuk Kata: Mauṣūl
Kedudukan: Na'at (Sifat)
I'rab & Tanda: Mabni atas Sukun
Penjelasan: Na'at bagi رَبِّكَ.
Akar Kata: ل ذ ي
خلق
menciptakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ṣilah Mauṣūl
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Fa'ilnya Dhomir Mustatir (Dia/Allah).
Akar Kata: خ ل ق
ف
lalu
Huruf
Kategori: Huruf
Bentuk Kata: N/A
Kedudukan: Ḥarf 'Aṭaf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah
Penjelasan: Huruf 'Aṭaf (menunjukkan urutan cepat).
Akar Kata: ف
سوى
menyempurnakan
Fi'il
Kategori: Fi'il
Bentuk Kata: Māḍi
Kedudukan: Ma'ṭūf
I'rab & Tanda: Mabni atas Fathah Muqaddarah
Penjelasan: Di-Aṭaf-kan kepada خَلَقَ.
Akar Kata: س و ي
🔤 Analisis Ilal & Idgham (Morfologi):
Fiil • فَسَوَّى • Shorof
فَسَوَّى berasal dari akar kata س و ي. Bentuk aslinya adalah فَسَوَّيَ, merupakan Fiil Laqīf Maqrūn.

➡️ Mekanisme: Ibdāl

➡️ Bertujuan untuk memperingan dan mempermudah pelafalan kata dalam bahasa Arab tanpa mengubah makna aslinya.

📝 Penjelasan: Ibdāl: Huruf yā' (ي) di akhir kata kerja diubah menjadi alif (ا) karena didahului fathah.
✨ Analisis Balaghah (Retorika) :
Badi' - Munasabah dan Taʻqīb
Ayat ini adalah penyifatan Allah (**al-Aʻlā**). Huruf **فَ (Fa/dan/lalu)** pada **فَسَوَّى (fa sawwā/dan menyempurnakannya)** menunjukkan *Taʻqīb* (urutan cepat) dan *Munasabah* (kesesuaian): Penciptaan segera diikuti oleh penyempurnaan, tanpa jeda.
📘
Tafsir Mu'tabar
Powered by Islamic Sources
Ringkasan Tafsir:

Yang menciptakan dan menyempurnakan (ciptaan-Nya). Penjelasan pertama tentang sifat Allah, yaitu Pencipta yang sempurna.

Penjelasan Detail:

Imam Ibnu Katsir menjelaskan bahwa "Alladzī khalaqa fa sawwā" adalah penegasan bahwa Allah adalah **Dzat yang menciptakan** (*khalaqa*) segala sesuatu dan **menyempurnakannya** (*sawwā*) dalam bentuk terbaik. Ath-Thabari menerangkan bahwa *sawwā* berarti menyeimbangkan, membuat proporsional, dan memberi fungsi yang sesuai. Al-Qurthubi menambahkan bahwa kesempurnaan ini berlaku untuk semua makhluk, termasuk manusia. Al-Baidhawi menguraikan bahwa kesempurnaan ciptaan adalah bukti keesaan dan kekuasaan Allah. Al-Alusi menekankan bahwa proses penciptaan dan penyempurnaan ini menunjukkan ilmu Allah yang mutlak. Sayyid Quthb (Fi Zhilal) menafsirkan ayat ini sebagai penekanan pada harmoni dan ketepatan kosmik.