Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan gelas-gelas (minuman) yang jernih.
Imam Ath-Thabari menjelaskan bahwa "Wa yuṭāfu ‘alaihim bi āniyatim min fiḍḍatiw wa akwābin kānat qawārīrā" adalah deskripsi pelayanan dan wadah minuman. **Yuṭāfu ‘alaihim** (diedarkan kepada mereka) oleh pelayan. Wadah yang digunakan adalah **āniyatim min fiḍḍat** (bejana dari perak).
---
Gelasnya, **akwābin kānat qawārīrā**, dijelaskan sebagai gelas-gelas yang jernih (*qawārīrā*), meskipun terbuat dari perak, namun bening seperti kaca. Al-Alusi menerangkan bahwa perak yang bening seperti kaca adalah bukti **kemukjizatan** bahan-bahan Surga yang melampaui logika dunia.